Istilah-Istilah dalam Pengkajian Stok Part 2

15 04 2010

Fishing effort:
Upaya penangkapan adalah:
1. Jumlah alat tangkap dari jenis tertentu yang digunakan di daerah penangkapan selama unit waktu tertentu, misalnya jumlah jam trawl per hari atau jumlah tarikan (haul) dari pukat pantai per hari.
2. Jumlah keseluruhan penangkapan (biasanya per unit waktu) yang dinyatakan dalam berbagai satuan seperti: hari-kapal (boat-days) di daerah penangkapan, jumlah perangkap atau trawl-jam, atau panjang gillnet dikalikan lama waktu di dalam air, dll. Upaya penangkapan dapat dinyatakan secara nominal, yakni yang menggambarkan unit upaya penangkapan total secara sederhana yang digunakan terhadap suatu stok dalam suatu periode waktu tertentu. Upaya penangkapan dapat juga dinyatakan secara baku atau efektif bila dikoreksi dengan mempertimbangkan perbedaan dalam kemampuan menangkap (fishing power) dan efisiensi
penangkapan yang memastikan adanya hubungan langsung secara proporsionalitas dengan mortalitas penangkapan. Bila terdapat lebh dari satu alat tangkapa maka diperlukan adanya pembakuan sutu terhadap lainnya. Untuk para ahli biologi perikanan, suatu ukuran upaya penangkapan yang memadai harus proporsional terhadap mortalitas penangkapan. Sedang bagi para ahli ekonomi upaya penangkapan harus proporsional terhadap biaya penangkapan.

Fishing intensity:
Intensitas penangkapan adalah upaya penangkapan efektif per unit area yang proporsional terhadap mortalitas penangkapan.

Fishing mortality:
Mortalitas penangkapan adalah ekspresi matematis atas laju kematian ikan yang disebabkan penangkapan.

Landings:
Hasil tangkapan yang didaratkan adalah berat hasil tangkapan di tempat-tempat pendaratan.

Logbook:
Suatu catatan tentang aktivitas penangkapan yang dilaporkan secara sistematis oleh nelayan, mencakup hasil tangkapan dan komposisi spesiesnya, upaya penangkapan yang terkait, dan lokasi. Dalam banyak perikanan pengisian secara lengkap dari logbook merupakan persyaratan wajib dari sistem perizinan penangkapan.

Monitoring:
Pemantauan adalah kegiatan pengumpulan informasi untuk tujuan pengkajian atas kemajuan dan keberhasilan dari rencana pengelolaan. Pemantauan digunakan untuk tujuan penegakan peraturan dan membuat revisi dari rencana asli, atau pengumpulan informasi untuk rencana yang akan datang.

Precautionary approach:
Pendekatan kehati-hatian adalah suatu rangkaian tindakan yang diambil untuk mengimplementasikan prinsip kehati-hatian.

Resources:
Sumber daya biologi mencakup sumber daya genetik, populasi atau setiap komponen biotik dari ekosistem dengan potensi atau penggunaan aktual bagi kemanusiaan. SUmber daya ikan adalah sumber daya yang mempunyai nilai bagi perikanan.

Responsible fisheries:
Perikanan bertanggung jawab adalah konsep yang meliputi penggunaan sumber daya ikan yang berkelanjutan dalam keseimbangannya dengan lingkungan; pemanfaatan atas berbagai praktek penangkapan dan akuakultur yang tidak berbahaya terhadap lingkungan; sumber daya dan kualitasnya; penggabungan nilai tambah atas prosuk-prosuk perikanan melalui berbagai proses pengolahan yang memenuhi standar kesehatan; kode etik Praktek-praktek perdagangan sehingga menyediakan akses kepada produk-produk yang bermutu bagus (International Conference on Responsible Fishing, Canun, Mexico, 1992).

Sumber:
Widodo, Johanes. 2003. Pengakajian Stok Sumber Daya Ikan Laut Indonesia. Forum Pengakajian Stok Ikan Laut Indonesia, Jakarta. ISSN 979-97194-2-9


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: