Lokasi percontohan kawasan minipolitan terdiri dari 41 lokasi yang dibagi menjadi 3 fokus kawasan, yaitu:
- 9 lokasi ikan tangkap
- 24 lokasi ikan budidaya dan
- 8 lokasi pengembangan sentra garam
Berikut adalah 24 lokasi percontohan Minapolitan berbasis ikan budidaya yaitu:
Muoro Jambi (patin), Kampar (patin), Bogor (lele), Banyumas (gurame), Blitar (ikan koi), Gunung Kidul (lele), Morowali (rumput laut), Sumbawa (rumput laut), Sumba Timur (rumput laut), Banjar Kalsel (patin dan nila), Pohuwatu (udang), Boyolai (lele), Klaten (nila), Gresik (udang Vanamae), Serang (rumput laut dan kekerangan(, Maros (udang), Pangkep (udang), Pesawaran (kerapu), Bintan (kerapu), Bangli (rumput laut), Muri Rawas (nila dan mas), Pandeglang (nila dan mas), dan Kapuas (patin).
Lokasi minapolitan ikan tangkap ada sebanyak 9 lokasi yaitu:
Sukabumi (pelabuhan ratu), Cilacap, Pacitan, Banyuwangi, Ternate, Bangka, Bitung, Medan, dan Ambon.
Lokasi minapolitan garam di 8 lokasi yaitu:
Cirebon, Indramayu, Rembang, Pati, Pamekasan, Sampang, Sumenep, dan Nagakeo.
Recent Comments