PERIKANAN TUNA DI INDONESIA: Masalah dan Kendala Usaha Perikanan Tuna

29 12 2010

Oleh: Andhika Prima Prasetyo
disarikan dari Forum Perikanan Tuna Indionesia II
Jakarta, 19-20 November 2010

Perikanan tuna adalah semua kegiatan yang berhubungan dengan pengelolaan dan pemanfaatan SDI tuna dan lingkungan mulai dari produksi, pengolahan hingga pemasaran dalam kesatuan industri tuna. Pemanfaatan SDI tuna di Indonesia didominasi oleh armada penangkapan tuna longline (rawai tuna). Guna menjalin infomasi dan penguatan kelembagaan maka terbentuklah asosiasi-asosiasi tuna longline, asosiasi tuna longline yang ada di Indonesia diantaranya ialah ATLI dan ASTUIN. Jumlah anggota ATLI tahun 2009 terdata sebanyak 700 perusahaan dengan jumlah kapal sebanyak 995 buah. Anggota ATLI tidak terbatas longline (LL) saja termasuk handline cumi, purse seine (PS), kapal penunjang PS, kapal jaring dan kapal angkut. Selai unit penangkapan ATLI juga beranggotakan unit pengolahan ikan (UPI) dan doking kapal. Sedikit berbeda dengan ATLI, ASTUIN dalam keanggotaan terdiri dari dua jenis anggota yaitu armada penangkapan yang terdaftar pada OPRT (Jepang) armada yang mampu mengangkut tuna super frozen sesuai kententuan OPRT serta armada penangkapan dengan kelengkapan biasa. Berdasarkan data ATLI produksi tahun 2010 dengan jumlah kapal 969 buah sebesar 9.100 ton dengan jumlah ekspor sebanyak 4.060 ton; sehingga produksi per kapal per tahun sebesar 14 ton. Tren ekspor menujukkan indikasi penurunan produksi. Tujuan utama ekspor tuna ialaha negara Jepang dengan prosentase sebanyak 75%. Adapun oleh untuk produk olahan setengah jadi dari UPI dipasarkan ke negara USA (80%); UE (50%) dan Jepang (5%). Berdasarkan data dari PT. Perikanan Nusantara margin usaha yang diperoleh pada tahun 2003 sebesar Rp 5,9 milyar, sedangkan pada tahun 2009 sebesar Rp 1,6 milyar; ada indkasi penurunan.

Adapun komponen biaya produksi dalam usaha TLL ialah:

o BBM solar (60-70%)

o Umpan teridir beku/frozen: layang, bandeng, lemuru, cumi-cumi; umpan hidup untuk saat tertentu yakni bandeng

o Bahan makanan untuk kapal yang beropersi lebih dari 2 bulan, makan di suppply o/ kapal angkut

o Gaji/biaya tenaga kerja

o Deck supply (Kebutuhan deck dan perawatan ikan di atas kapal)

o Engine supply (mesin hingga spare part mesin)

o Dock (perbaikan tiap tahun) & overhead (Biaya administrasi)

o Biaya pemasaran

Sedangkan Perolehan usaha TLL ialah:

o Ekspor fresh. Nilai ekpor bersih USD 4,5/kg total ekspor frsh 50-60% dari produksi. Untuk ke Jepang

o Second grade masuk ke UPI dengan harga rata-rata USD 2,5/kg

o Ikan lain-lain dipasarkan lokal

Dalam rangka mengurangi biaya BBM yang menyumbang 60-70% dari total biaya operasional, maka diberlakukan sistem menitip (transhipment) sehingga mampu menurunkan porsi penggunaan BBM menjadi sebanyak 50%. Kegiatan tentunya menguntungkan bagi pelaku usaha. Namun di sisi lain jika kegiatan ini tidak terdata dengan baik akan terjadi bias dalam data statistik perikanan, hal tersebut akan beperngaruh terhadap penyusunan kebijakan pengelolaan perikanan. Contoh kasusu PT. Samudera Nusatara, berdasarkan analisis biaya operasional LL, penggunaan kapal berukuran kecil lebih menguntungkan karena mampu menghemat penggunaan BBM. Sehingga mulai tahun 2009 PT. Perikanan Nusantara menggunakan sistem group operation, dimana satu grup kapal penangkapan dilengkapi ada 1 kapal pengangkut (carrier).

Dalam perjalanannya, usaha perikanan tuna longline menghadapi beberapa masalah, diantaranya ialah:

o Pemasaran: sangat tergantung negara tujuan ekspor, UPI dan pembeli lokal;

o Biaya Operasional selalu naik setiap tahunnya;

o BBM Solar PSO: subsidi 25kl/kapal tidak bisa diambil sekaligus 50 kl/kapal;

o Keluhan pelayanan permohonan izin yang dirasakn lamban;

o Ketidakpastian hukum. Tumpang tindih peraturan. UU 31 tahun 2004; UU 45 tahun 2007; UU 17 tahun 2008. Contoh kasus ke-syahbandaran;

o Pada tanggal 7 Mei 2008 terkait UU 17 tahun 2008: (1) Kapal wajib diawaki oleh tenaga yang memiliki kompetensi; (2) dilarang mempekerjakan tenaga kerja tanpa disijil dan memiliki dokumen pelaut. Berdasarkan instruksi harus dipenuhi akhir tahun ini;

o Kurangnya sosialisasi serta perlunya skala prioritas; serta

o Pengajuan izin kapal CCSBT ditolak karena alasan yang dirasa belum kuat.

Dalam rangka mengatasi masalah-masalah tersebut para pelaku usaha TLL menyarankan beberapa solusi, yaitu:

o Kebijakan mendapat BBM solar PSO sekali ambil maksimal 75 kl/3 kapal;

o Diizinkan untuk mengangkut BBM solar untuk kapal angkut;

o Kepastian hukum;

o Sosialisasi peraturan yang lebih intensif; serta

o Perlunya informasi mengenai fishing ground FG yang detail, akurat, real time, mudah diakses serta murah.

About these ads

Actions

Information

4 responses

19 01 2011
bumisegoro

info yang sangat menarik. jadi pingin tahu lebih banyak lagi. kalau daerah tangkapan tuna di indonesia datanya dapat diperoleh di mana ya?
menurut mas andhika sendiri top 5 supplier di mana saja? feelingku di : bali, padang, pelabuhan ratu, sulawesi selatan, NTT?

16 03 2011
Andhika

Kalo di lihat dari Buku Statistik Perikanan di Laut menurut WPP
Keluatan Pusdatin – KKP menunjukkan bahwa (5 daerah dominan tertinggi hingga terendah berturut-turut) per spesies:
1. Albakora
– SULUT
– GORONTALO
– MALUKU
– JATIM
– BALI

2. Madidihang (tuna sirip kuning)
– SULUT
– SULBAR
– MALUT
– BALI
– PAPUA BARAT

3. Big eye
– SULUT
– SULBAR
– NAD
– BALI
– JAKARTA

Begitu mas.

30 09 2012
wa ode likewati

terima kasih atas infonya< tapi apa bisa di tunjukkan datanya kalau ekspor ikan kecenderungannya menurun?
bagaimana dengan papua dan maluku yang memilki potensi sumber tuna yang besar? makasih banyak

saya.Wa Ode Likewati
likewatiwaode@yahoo.co.id

20 04 2014
wawan824

Peluang Bisnis Dahsyat Yusuf Mansur. “Orang islam harus KAYA”
dan “Beli Kembali Aset Indonesia” dengan INDONESIA BERJAMAAH
Segera Amankan Posisi Anda, Segera JOIN bersama
Komunitas VSI , bisnis terbaru Ustadz Yusuf Mansur
Dengan Produk V-pay ( Virtual Payment ) Anda akan
dimudahkan dalam hal urusan pembayaran listrik,
telpon, pulsa, PDAM, TV Berbayar, Internet, cukup dari genggaman anda saja. Transaksi dapat dilakukan
melalui Website, SMS, Android, BlackBerry, iPhone dan YM.
jadikanlah pengeluaran(beli pulsa hp anda dan anak-anak serta pulsa listrik rumah) anda menjadi penghasilan dan investasi masa depan anda..
Penasaran join : KLIK DISINI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: